Perilaku Organisasi : Pengantar dan Latar Belakang Perilaku Organisasi

Seorang Manajer di suatu perusahaan, pastinya akan menilai pekerjaan pegawainya. Apakah hanya menilai saja? Tidak. Seorang manajer akan memberikan perhatian dimana perhatian ini akan meningkatkan semangat kerja bagi pegawainya atau memberikan reward terhadap pegawai yang memiliki kinerja yang bagus. Lalu, pegawai yang seperti apa yang akan mendapatkan reward? Apakah semua pegawai? Untuk mengetahui ini semua ini ada studi yang mencoba menjelaskannya. Studi itu ialah Perilaku Organisasi.

Sebelum itu saya akan memberikan pengertian mengenai Apa itu Perilaku Organisasi.

Perilaku Organisasi adalah Suatu studi yang menyangkut aspek-aspek tingkah laku manusia dalam suatu organisasi atau suatu kelompok tertentu.

Tujuan dari pembelajaran Perilaku Organisasi ini adalah untuk mendeterminasikan (membandingkan) bagaimanakah perilaku manusia itu memepengaruhi usaha pencapaian tujuan-tujuan organisasi. Studi Perilaku Organisasi merupakan ilmu yang interdisipliner. Apa itu interdisipliner? Studi yang mengambil secara bebas sumber-sumber dari ilmu lain atau tidak berasal dari satu cabang ilmu saja.

Berikut ini perbedaan antara Perilaku Organisasi dengan disipli lain menurut Larry L. Cummings :

1. Perilaku Organisasi dengan Psikologi Organisasi

    Perilaku adalah penjelasan konstruksi yang berasal dari berbagai ilmu-ilmu lain (interdisipliner). Sedangkan, Psikologi hanya penjelasannya berasal dari tingkatan psikologi saja. Tapi, terdapat kesamaan dari keduanya ialah menjelaskan perilaku-perilaku orang-orang di dalam suatu organisasi.

2. Perilaku Organisasi dengan Teori Organisasi

    Perilaku merupakan studi mengenai tingkah laku dari individu-individu ataupun kelompok di dalam suaru organisasi. Sedangkan, Teori menjelaskan susunan, proses, dan hasill dari organisasi. Bagaimana organisasi itu tumbuh, berkembang, dan berakhir.

3. Perilaku Organisasi dengan Personnel&Humman Resources (P&HR)

   Perilaku lebih menekankan kepada orientasi konsep. Sedangkan, P&HR lebih menekankan terhadap tehnik dan teknologi yang digunakan.

Keterangan yang saya jelaskan diatas merupakan suatu pengantar sederhana mengenai Perilaku Organisasi. Mengetahui perbedaannya dengan ilmu yang lain. Berikutnya saya akan menjelaskan bagaimana Perilaku Organisasi bisa disebutkan sebagai studi tersendiri dan diambil dari sumber-sumber ilmu lebih dari satu (interdisipliner). Dan, bagaimana perkembangan awal dari Perilaku Organisisi itu sendiri. Tokoh-tokoh yang menjelaskan tentang perilaku organisasi berasal, diantaranya :

1 Plato

   Plato memberikan filosofinya mengenai perilaku manusia. Ada tiga unsur di dalam diri manusia, antara lain : Philosophic, Spirited, dan Appetite. Namun, analisinya ini lebih berpengaruh besar terhadap bidang politik. Karena, Plato menjelaskan tentang bagaimana negara dan organisasi itu terbentuk.

2. Max Webber

    Teori Birokrasi adalah salah satu model yang ideal untuk merancang teori-teori mengenai organisasi dan sangat berpengaruh hingga sekarang ini. Aspek-aspek perilakunya nantinya akan muncul dari birokrasi. Denagn menitikberatkan terhadap suatu keputusan yang nantinya akan sistematis dan konsistensi.

3. Henry Fayol

    Lebih mencoba menjelaskan pendekatan fungsional dan terorientasi terhadap suatu perilaku manusia.

4. F.W. Taylor

    Dengan manajemen ilmiah, Taylor memberikan penjelasan bahwa perilaku organisasi hanyalah salah satu kompenen, dimana manusia adalah suatu mesin produksi. Hanya mereka yang dapat bekerja seperti mesin akan mendapatkan tempat. Disini, manajer berperan penting dalam pengawasan dan pengambil keputusan. Memberikan sebuah reward terhadap pegawai yang bekerja baik dan punishment terhadap pekerja yang tidak baik.

5. Gerakan Hubungan Kemanusiaan

    Raymond Miles, menjelaskan bahwa karyawan ditepatkan sebagai manusia bukan sebagai mesin. Memberikan perhatian, mendengarkan dan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Sehingga, Gerakan Hubungan Kemanusiaan ini lebih menitikberatkan terhdap aspek hubungan kemanusiaan yang lebih dalam. Ada tiga gerakan yang  sangat mempengaruhi dunia pada saat itu, antara lain :

  • Masa Depresi

        Dimana di dalam masa ini terjadi sebuah krisis keuangan di seluruh dunia. Para ilmuwan sibuk mempelajar sebab dari krisis tersebut.

  • Gerakan Serikat Buruh

        Gerakan ini disebabkan tuntutan mereka terhadap kelayakan hidup bagi para buruh. Gaji yang rendah, perhatian yang kurang dan waktu kerja yang tidak memadai menjadi pendorong utama gerakan ini.

  • Penemuan Hawthorne

        Sebelum dilakukan penemuan ini, Elton Mayo, sudah lebih dulu mencoba suatu penelitian mengenai perilaku pegawai di sebuah perusahaan textil di Amerika. Penelitiannya dengan cara memberikan waktu istirahat terhadap pekerja. Hasil yang didapat sangat positif, pekerja lebih bersemangat dalam bekerja. Penemuan Hawthorne juga tidak jauh berbeda. Sebelumnya ada tiga fase penilitian, diantaranya : fase pencahayaan, fase ruang istirahat, dan fase studi ruang bank telegram. Dimana fase ruang istirahat lebih sangat berpengaruh dalam penemuan ini.

Demikian penjelasan sederhana mengenai pengenalan dan latar belakang menegenai perilaku organisasi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Refrensi :

Thoha, Miftah. 2010. Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta : Rajawali Pers.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s